Inilah Cara Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula

Inilah Cara Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula

Cara budidaya jamur tiram untuk pemula – Pada prinsipnya semua orang ternyata bisa mendapatkan penghasilan melalui usahanya sendiri, salah satunya adalah dengan cara memulai usaha tersebut sesuai dengan kemampuan dan memberanikan diri untuk terus belajar sesuatu yang baru. Memang yang sedang populer saat ini adalah student portal, namun salah satu budidaya jamur yang pas untuk anda yang masih pemula adalah cara budidaya jamur tiram. Nah pada artikel ini akan sedikit disinggung mengenai cara budidaya jamur tiram untuk pemula yang ingin memiliki penghasilan sendiri.

Cara budidaya jamur tiram untuk pemula mudah diterapkan

Pada umumnya orang yang masih pemula atau baru mengenal yang namanya budidaya jamur akan memilih budidaya jamur tiram dengan menumbuhkan baglog menjadi daging buah. Sementara itu untuk pengadaan baglog yang sudah siap tumbuh bisa anda dapatkan dengan membeli dari orang lain. Kemudian setelah budidayanya mulai berkembang dan sudah mencakup volume yang banyak, barulah mereka akan mencoba untuk membuat baglog sendiri.

Inilah Cara Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula

Cara budidaya jamur tiram untuk pemula tepat dan mudah

Nah untuk membuat baglog sendiri ada beberapa hal yang perlu dilakukan, di antaranya adalah:

  • Menyiapkan kumbung.

Kumbung adalah sebuah tempat atau rumah untuk merawat baglog dan menumbuhkan jamur tersebut. Kumbung ini biasanya berupa sebuah bangunan yang berisi rak-rak yang digunakan untuk meletakan baglog. Kumbung tersebut harus mampu untuk menjaga kelembaban suhu.

  • Menyiapkan baglog.

Baglog adalah sebuah media tanam atau tempat untuk meletakan bibit jamur tiram. Bahan utama untuk pembuatan baglog ini adalah serbuk gergaji. Hal itu disebabkan karena jjamur tiram ini termasuk jamur kayu.

Baglog ini biasanya dibungkus dengan plastik yang berbentuk silinder, dimana pada salah satu ujungnya telah diberi lobang.

Cara budidaya jamur untuk pemula mudah

Terdapat dua cara dalam menyusun baglog ke dalam rak, di antaranya adalah:

  • Anda dapat meletakan baglog tersebut secara fertikal, dimana lubang baglog tersebut menghadap ke arah atas.
  • Tetapi anda juga bisa menggunakan secara horisontal lubang baglog menghadap ke arah samping.

Tentu kedua cara tersebut memiliki kelebihan masing-masing di antaranya dalah: lubang jamur yang horisontal akan lebih aman dari siraman air. Apabila penyiraman air berlebihan maka tidak akan masuk ke dalam baglog. Selain itu, untuk panennya pun juga lebih mudah.

Sedangkan yang fertikal kebalikan dari horisontal.

Demikianlah pembahasan tentang cara budidaya jamur tiram untuk pemula. Semoga bermanfaat.