Coding Hack Yang Perlu Anda Pelajari Untuk Menjadi Hacker

Apakah anda tertarik untuk terjun ke dunia hacker? Hal itu bukanlah hal yang salah, meskipun banyak orang yang memiliki pandangan buruk pada profesi ini. Namun faktanya, hanya segelintir hacker yang meretas dengan tujuan jahat. Contohnya anonymous, salah satu kelompok hacker yang memperjuangkan kepentingan masyarakat. Nah, untuk anda yang ingin belajar menjadi jagoan kode, anda perlu memperlajari coding hack berikut ini.

  1. Html

HTML (HyeperText Markup Language) merupakan bahasa yang digunakan untuk membuat situs web. Bahasa ini menampilkan beragam informasi dalam situs penjelajah website, serta pemformatan hiperteks sederhana yang dituliskan dalam format ASCII. Dengan menguasai coding satu ini, maka anda akan mampu melakukan tindakan di sebuah web, respons dan lain sebagainya.

  1. Javascript

Javascript ini merupakan bahasa pemrograman yang biasa digunakan untuk kebutuhan website secara interface, tentunya penggunakan coding ini akan memberikan respon yang lebih cepat. Ketika seorang hacker memahami hal ini, tentu mereka akan lebih mudah mengetahui kelemahan website dari sisi mekanisme client sidenya.

  1. PHP

PHP merupakan bahasa yang biasa digunakan untuk penanganan, pembuatan dan jugan pengembangan sebuah website. PHP ini juga biasa digunakan bersama degan HTML, dan ketika hacker memahami PHP ini maka mereka akan mampu mengontrol situs dan juga server.

  1. SQL

SQL merupakan sebua bahasa pemrograman yang dipakai untuk mengakses data secara relasional. Salah satu kegunaan SQL ini adalah, untuk mengelola informasi secara sensitif layaknya kredensial pengguna. Contohnya seperti rincian bank, rincian data pengguna dan lain sebagainya. Ketika seorang hacker mengerti secara detail dari SQL ini, maka mereka akan lebih mudah dalam mendapatkan informasi penting seperti data yang memiliki sifat sensitive.

Memang masyarakat Indonesia sendiri beranggapan bila hacker merupakan seseorang yang jahat, padahal keberadaan hacker ini sangatlah penting bagi sebuah perusahaan besar maupun website. Tujuannya, untuk mengetahui dan mencari kelemahan dari perusahaan tersebut sehingga tidak akan diretas oleh hacker dari luar.

Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat dan trimakasih sudah membaca hingga akhir.