Apa Itu SLF Bangunan?

Tips Yang Jitu Untuk Flooring Designs For Office

Perizinan SLF sering terhambat masalah  peraturan. Beragam aturan mulai dari level nasional hingga daerah yang belum satu suara memicu perolehan SLF lebih lama dari yang diharapkan. Apabila kesulitan masih bisa mengakses jasa SLF.

Tips Yang Jitu Untuk Flooring Designs For Office

Berikut adalah sembilan hal mendasar tentang SLF:

  • Definisi SLF

SLF merupakan sertifikat terhadap bangunan gedung yang sudah selesai dibangun dan sudah Memenuhi semua syarat kelaikan teknis sesuai dengan kegunaan bangunan. Tanpa SLF, gedung tidak dapat beroperasi secara legal.

  • Pengajuan pengurusan SLF lewat DPMPTSP

Setiap pemilik gedung dapat mengajukan keinginan SLF melalui loket Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta di tingkat kecamatan, suku dinas, atau dinas. Perbedaan loket pengurusan didasarkan terhadap kelas bangunan yang dimohonkan.

  • Klasifikasi SLF

SLF diklasifikasikan berdasarkan tipe dan luasan bangunan

  • Kelas A untuk bangunan nonrumah tinggal di atas delapan lantai
  • Kelas B untuk bangunan nonrumah tinggal tidak cukup dari delapan lantai
  • Kelas C untuk bangunan rumah tinggal lebih atau sama bersama dengan 100 m2
  • Kelas D untuk bangunan rumah tinggal tidak cukup dari 100 m2
  • Penerbitan SLF membutuhkan arahan dinas

Dinas dan badan pemerintah yang menentukan penerbitan SLF adalah Dinas Tenaga Kerja, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, dan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

  • Pemenuhan kewajiban sebelum saat pengurusan SLF

Untuk bangunan gedung di atas delapan lantai dan/atau di atas 5.000 m2, pengembang perlu menyerahkan bukti pemenuhan kewajiban dari pengembang ke kota bersifat layanan umum dan layanan sosial sebelum saat mengurus SLF.

  • Kelengkapan sertifikat hunian

Selain SLF, kastemer sebaiknya mengecek sertifikasi dari pengembang, anatara lain sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB), surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB), surat Izin Penggunaan Penunjukan Tanah (SIPPT), dan Sertifikat Hak Satuan Rumah Susun (SHSRS). Agar lebih valid, pemeriksaan dapat dilakukan bersama dengan mengunjungi institusi terkait.

Akses SLF memang tidak semudah yang dibayangkan, apalagi buat Anda yang baru masuk dunia konstruksi. Ada baiknya Anda bertanya kepada senior supaya akses Anda lebih lancar dan efisien. Namun apabila Anda mau bersabar sedikit, tahapan diatas bisa Anda tempuh.